Categories
Info

Cara seru mengajari anak menabung , ini caranya

Cara seru mengajari anak menabung , ini caranya?

Bagi anak yang belum atau bahkan baru mengenal nominal uang, mereka tidak memikirkan bagaimana mereka mendapatkan uang dan seperti apa mereka harus menghabiskan uang.

Padahal, jika dikenalkan sejak dini, akan banyak manfaat yang akan dirasakan oleh Si Kecil lho Moms. Berikut cara seru unutk mengajarkan men

1. Mulai Dengan Menabung di Celengan
Meski terlihat klasik, celengan bisa menjadi cara yang bagus untuk mengajari anak-anak Anda pentingnya menabung.

Beri tahu Si Kecil bahwa tujuannya adalah untuk mengisi celengan dengan uang kertas dan koin, sampai tidak ada ruang.

Gambarkan bahwa celengan adalah untuk menyimpan uang untuk masa depan. Jadi, dan semakin banyak mereka menabung, semakin banyak uang yang akan mereka dapatkan nanti.

2. Tantang dengan Tugas di Rumah
Jika Si Kecil tidak memiliki uang saku mingguan, Anda dapat membuat sebuah proyek daftar tugas di rumah.

Tugas-tugas ringan seperti membereskan kamar, menyapu lantai, mengelap kaca, dan tugas lainnya, akan membuat mereka tertarik jika disertai label rupiah sebagai ‘upah’ mereka jika telah diselesaikan.

Mereka akan excited dan melakukan tugas-tugas tersebut dengan senang hati, karena berharap ada uang yang dapat mereka masukkan ke dalam celengan.

3. Buka Akun Bank
Setelah celengan penuh, bawalah anak Anda berjalan-jalan ke bank untuk membuka rekening sendiri.

Mintalah Si Kecil menghitung uang mereka yang akan disetorkan. Mereka akan terkejut dengan banyaknya uang yang telah mereka simpan.

Ini akan menjadi motivasi agar mereka giat menabung, dan tidak menggunakannya untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Perjalanan menuju bank juga akan menjadi ingatan yang tak terlupakan.

4. Gunakan Celengan Khusus
Ketika Si Kecil meminta Anda untuk membelikan mainan terbaru, ajak mereka untuk menabung terlebih dahulu.

Jika anak diberikan uang jajan harian, ajak dia untuk menyisihkan beberapa lembar untuk dimasukkan ke dalam celengan sambil kembali mengingatkan tentang mainan yang dia inginkan.

Jika hanya untuk membeli satu mainan, Anda dapat membuat toples khusus yang ditempeli tulisan atau stiker mainan keinginannya.

Tujuannya agar mereka terus termotivasi untuk menyimpan uangnya daripada banyak jajan.

5. Ini adalah salah satu cara terpenting agar Anda dapat membantu anak-anak Anda menghemat uang.

Anda harus memberikan contoh yang baik tentang menabung uang sendiri dan kemudian membiarkan anak Anda melihatnya.

Bicaralah dengan anak-anak Anda dengan cara yang sesuai usia mereka tentang bagaimana Anda menabung.

Dengan cara-cara ini, Anda akan membantu Si Kecil menghemat uang. Ini bisa menjadi salah satu hal terpenting yang pernah Anda ajarkan kepada anak-anak Anda.

Sumber : Orami.co.id

Categories
Info

Kebutuhan pangan yang wajib ada selama masa PPKM

Apa saja Kebutuhan pangan yang wajib ada selama masa PPKM ?

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi digelar Pemerintah sejak 11-25 Januari 2021.
Saat segala aktifitas lebiih banyak dirumah pastikan stok kebutuhan pangan tersedia aman dirumah. Berikut beberapa bahan pangan wajib ada dirumah

Untuk memudahkan proses belanja kamu, yuk simak daftar bahan sembako yang wajib kamu beli berikut ini!

1. Beras
Beras memang menjadi kebutuhan pokok utama bagi masyarakat Indonesia. Kalau makan tanpa menyantap nasi, rasanya tidak kenyang.  Beras ini digunakan dalam beraneka ragam olahan nasi khas Indonesia seperti nasi padang, nasi goreng, nasi uduk, nasi kuning, dan juga ketupat.

2. Minyak

Selain beras, minyak goreng menjadi kebutuhan wajib dimiiki oleh semua orang untuk masakan sehari-hari yang ditumis dan digoreng. Bahkan membuat telur dadar sederhana pun perlu minyak goreng.

Minyak goreng yang paling sering digunakan adalah minyak goreng kelapa sawit, yang bisa membuat makanan renyah dan gurih. Sembako tersebut dijual dalam kemasan isi ulang sebanyak 1 Liter hingga 5 Liter.

 

Tidak heran kenapa beras menjadi sembako paling laris sepanjang tahun. Beras biasa dijual dalam ukuran 2.5 kg hingga 10 kg, yang dapat dibeli sesuai kebutuhan kamu hanya 

3. Sayuran dan buah buahan

Menu makanan tidak akan lengkap rasanya tanpa adanya sayur. Sahabat JD.ID tentu tahu pentingnya mengkonsumsi sayur untuk kesehatan apalagi ketika berpuasa. Tubuh butuh nutrisi selama berpuasa. Banyak jenis sayur yang sering di konsumsi menjadi masakan khas Indonesia seperti kangkungsawi, dan buncis.

Jangan lupa juga dengan buah-buahan ya! Buah dapat dimakan sebagai pencuci mulut atau camilan sehat. 

4. Gula

Gula pasir termasuk ke dalam bahan sembako wajib dimiliki untuk pelengkap makanan dan minuman. Baik sebagai bahan dasar kue atau campuran dalam teh dan kopi hitam.  Saat berpuasa, badan terasa letih lesu karena kadar gula badan menurun.

Umumnya, mengonsumsi manisan bisa memberikan tenaga untuk melanjutkan kembali aktivitas kamu selama PPKM

Susu

Selama Pandemi, jangan lupa untuk konsumsi makanan empat sehat lima sempurna agar tubuh tetap bugar saat menjalani ibadah. Susu merupakan menu wajib yang harus kamu konsumsi selama PPKM.

Sobat Smart sibuk WFH dirumah dan gak ada waktu untuk atur kebutuhan pangan dirumah ? Eits…gak perlu worry…semua beres kan ada

⭐⭐⭐⭐⭐
Smartmaid
Asisten rumah tangga modern yang handal dan bisa dipercaya atur segala hal kebutuhan rumah. So, PPKM tetap aman, bahan pangan dirumah biar Smartmaid yang jagain.

Smartmaid, your Home Deserves the Best 🤗

#ppkmjawabali
#psbbjawabali
#dirumahsaja
#Pembanturumahtangga
#Pembanturumahtangga
#pembantusurabaya
#smart
#maid
#smartmaid
#valtheconsultant

WAITING LIST

Adakalanya pekerja rumah tangga yang anda butuhkan begitu khusus, Maka ijinkan kami untuk mencari dan menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan anda. .         

There are times when the domestic worker you need is so special, for the future, and a little different. So allow us to know the details of your needs in detail, this helps us to find and find the candidate that suits your needs.
                                            
Categories
Info

PSBB lagi ? Jangan Khawatir, berikut ide seru aktifitas bersama anak di rumah

Daerah moms juga PSBB, mulai tanggal 11-25 Januari 2021? Jadi moms dan sikecil akan total berada dirumah nih selama PSBB

Biar PSBB tetap seru dan produktif berikut tips kegiatan dirumah bersama anak.

Berkebun di halaman rumah

Manfaatkan waktu Anda selama PSBB Jawa Bali  dengan berkebun bersama buah hati. Anda bisa memulai dengan menanam sayuran dan buah.

Pilih tanaman yang mudah ditanam dan cepat berbuah. Cabai dan tomat bisa jadi pilihan tanaman untuk Anda tanam. 

Ambil biji cabai atau tomat lalu keringkan selama 2 hari. Setelah kering masukkan dalam segelas air. Buang biji yang mengapung dan tanam sisanya. 

Jangan lupa beri pupuk dan sirami setiap hari jika tidak hujan. Jika tidak memiliki halaman luas, pindah media berkebun ke dalam pot. 

Memasak bersama

Jadikan buah hati Anda sebagai asisten memasak selama PSBB Jawa Bali. Siapkan celemek kecil agar baju anak tidak kotor selama memasak. 

Biarkan buah hati menentukan menu yang akan dibuat. Lalu Anda dan anak bisa mulai menyiapkan dan memasak bersama.

Di sela-sela kegiatan, Anda bisa menyisipkan informasi tentang bahan makanan tersebut. Tetap awasi buah hati terlebih saat memotong dengan pisau. 

Membuat kerajinan tangan

Agar kreativitas anak tetap terasah, ajak mereka untuk membuat kerajinan tangan. Ada banyak kerajinan tangan yang mudah dan sederhana untuk dibuat.

Anda bisa melihat tutorial-nya dari YouTube atau Pinterest. Pilih kerajinan yang sesuai dengan umur buah hati. Awasi anak jika cara membuat kerajinan tangan membutuhkan gunting atau pisau.

Menonton film bersama

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibanding menonton film bersama. Karena PSBB Jawa Bali, menonton di bioskop menjadi terbatas.

Sekarang sudah banyak layanan streaming film yang bisa dinikmati keluarga. Anda bisa tetap menonton film kesukaan di rumah, tanpa harus takut tertular Covid-19.

Anda bisa menonton film kartun hingga Hollywood yang pas untuk buah hati. Siapkan popcorn homemade, minuman bersoda, dan sofa empuk.

Matikan lampu dan Anda sekeluarga bisa menikmati film layaknya di bioskop. 

Bermain banyak permainan

Bermain dan anak-anak adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Meskipun dalam masa PSBB, anak tetak bisa bermain dengan aman. Tentu, tidak bermain di luar rumah.

Jadilah teman bermain anak selama masa PSBB jilid dua berlangsung. Anda bisa bermain petak umpet, masak-masakan, atau permainan lainnya bersama buah hati. 

Board game juga bisa menjadi penyelamat agar anak tidak bosan. Permainan ular tangga dan monopoli bisa dimainkan oleh seluruh anggota keluarga.

Waktu bermain anak pun jadi lebih seru dan menyenangkan. 

Moms repot WFH ? Tenang gak usah khawatir Si Kecil tetap riang gembira kok…hehehe, kok bisa?

Iya… kan ada
⭐⭐⭐⭐⭐
Premium Nanny
Partner andalan moms dengan segudang keahlian, bikin masa masa PSBB Si Kecil dirumah tetap seru. WFH tak terganggu,
Si Kecil Riang Selalu.

Premium Nanny, Building your Child’s FutureJawa Bali

Categories
Info

Berapa jam waktu ideal anak gunakan gadget setiap hari ?

Si Kecil Kecanduan gadget?

 

Gadget ditangan anak terus menerus bisa menjadi pisau bermata dua. Selain dapat memberikan manfaat berupa beragam informasi namun juga resiko buruk yang harus diwaspadai, terutama
pada anak.   Oleh karena itu, waktu anak main gadget perlu dibatasi.

American Academy of Pediatrics melarang penggunaan media pada anak di bawah usia 24 bulan, kecuali untuk video call yang memungkinkan anak untuk mengobrol atau berinteraksi. Bayi yang lebih muda dari usia 18 bulan seharusnya tidak boleh memiliki waktu untuk bermain gadget sama sekali. 

Jika ayah dan ibu memperkenalkan gadget kepada anak usia 18 bulan hingga 24 bulan, pastikan layar berkualitas tinggi dan hindari menggunakan hanya satu media/ gadget. Sementara untuk anak usia 2 hingga 5 tahun, batasi waktu bermain gadget hanya satu jam sehari (tidak boleh lebih) untuk program berkualitas tinggi. 

Saat anak tumbuh, orangtua harus memutuskan berapa banyak gadget dan program yang digunakan untuk anak setiap hari dan apa yang sesuai untuk anak. Pertimbangkan untuk menerapkan aturan yang sama pada lingkungan nyata dan virtual.

Waktu bermain dengan anak secara nyata harus lebih banyak dilakukan. Ajarkan anak tentang kebaikan, terlibat dalam permainan, dan kenali ia pada teman-teman dan apa yang anak lakukan pada teman-temannya 

Baca juga: Orangtua Jangan Lengah, Waspadai Gejala Virus Corona pada Anak

Selain itu, perlu diingat bahwa kualitas gadget yang dilihat anak lebih penting dibandingkan jenis teknologi atau jumlah waktu yang dihabiskan. Untuk memastikan waktu layar yang berkualitas, terapkan beberapa hal berikut:

  • Tinjau program, permainan, dan aplikasi sebelum mengizinkan anak untuk melihat atau bermain. Banyak aplikasi pendampingan orangtua dan anak untuk membantu ayah dan ibu menentukan apa yang sesuai dimainkan anak. Lebih baik lagi apabila ayah dan ibu menonton, memainkan atau menggunakannya bersama dengan anak. 
  • Carilah pilihan program interaktif yang melibatkan anak, bukan hanya perlu didorong, ditekan, atau hanya menatap layar. 
  • Gunakan kontrol orang tua untuk memblokir atau memfilter konten internet. 
  • Pastikan anak berada di dekat ayah dan ibu selama waktu bermain gadget sehingga orangtua dapat mengawasi aktivitasnya. 
  • Tanyakan pada anak secara teratur mengenai program, permainan, dan aplikasi apa yang telah dimainkan sepanjang hari. 

Selain itu, hindari pemrograman yang serba cepat, yang sulit dipahami anak, aplikasi dengan banyak konten yang mengganggu, dan media yang keras. Hilangkan iklan pada tayangan atau aplikasi, karena anak kecil akan kesulitan untuk membedakan antara iklan dan informasi faktual. 

Tetapkan Batasan Waktu Bermain Gadget pada Anak

Tetapkan batas yang wajar untuk waktu bermain gadget, terutama jika penggunaan gadget oleh anak menghalangi keterlibatannya dalam aktivitas lain. Sebaiknya pertimbangkan beberapa tips berikut ini:

  • Prioritaskan waktu bermain yang tidak terhubung dengan gadget dan tidak terstruktur. 
  • Buat zona atau waktu bebas teknologi, seperti selama waktu makan atau satu malam dalam seminggu. 
  • Cegah penggunaan media hiburan selama ada pekerjaan rumah. 
  • Tetapkan batas waktu memainkan gadget secara harian atau mingguan. Misalnya, anak tidak boleh melihat layar gadget saat satu jam sebelum waktu tidur. 
  • Pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi yang mengontrol lamanya waktu anak dapat menggunakan gadget.
  • Jauhkan gadget dari kamar tidur anak. 
  • Orangtua juga harus membatasi waktu bermain gadget. 

Sulit mengontrol gadget , karena kesibukan Moms yang super padat? Butuh partner yang bisa diandalkan dan dipercaya mengontrol penggunaan gadget anak?

Solusi nya cuman 1
Premium Nanny , pengasuh anak modern dan bisa dipercaya untuk mengontrol gadget anak selama moms, diluar rumah

So, khawatirnya hilang, kesibukan moms tetap jalan . Ada Premium nanny yang penggunaan kontrol gadget si Kecil dirumah

Premium Nanny, Building your Child’s Future

Categories
Info

Rekomendasi Peralatan Canggih untuk Bayi

Moms, sering merasa khawatir ketika menggendong bayi?

Memiliki bayi merupakan hal yang menggembirakan. Namun bagi orangtua baru, ada beberapa hal yang seringkali membingungkan, misalnya cara menggendong bayi baru lahir. Pelajari berbagai cara menggendong bayi baru lahir agar bayi merasa nyaman.

Menggendong bayi baru lahir harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini karena tubuh bayi masih rapuh. Berbagai variasi cara menggendong bayi baru lahir memberikan kesempatan ibu dan ayah untuk melakukan kontak kulit (skin to skin contact) dengan bayi, atau untuk membuat bayi bersendawa. Ada anggapan bahwa bayi tidak boleh terlalu sering digendong karena bisa membuatnya menjadi lebih rewel dan tidak mau dibaringkan atau bayi bau tangan. Namun, anggapan tersebut belum terbukti benar. 

Mempererat Ikatan dengan Bayi

Menggendong bayi bisa menjadi salah satu cara untuk mempererat ikatan antara orang tua dan bayi. Saat menggendong bayi baru lahir, penting untuk selalu menopang kepala dan lehernya. Hal ini karena leher bayi baru cukup kuat pada usia 1-2 bulan, di mana dia sudah mulai bisa mengangkat kepala saat dalam posisi tengkurap.

Ada beberapa cara menggendong bayi baru lahir, yaitu:

  • Menimang
    Ini merupakan cara menggendong bayi baru lahir yang paling banyak dilakukan. Pertama, ambil bayi yang sedang berbaring dan tempatkan salah satu lengan Anda di bawah leher dan kepalanya. Sementara itu, satu tangan lainnya berada di bagian bokongnya.
    Angkat bayi dan sesuaikan posisi bayi hingga ia merasa nyaman. Kepala dan leher seharusnya berada di lengan bagian dalam atau lipatan lengan saat digendong. Lakukan gerakan mengayun perlahan. Ini merupakan posisi yang paling tepat untuk saling menatap dengan bayi.
  • Menggendong sambil memeluk.
    Umumnya ini dilakukan setelah bayi selesai menyusu. Gunakan salah satu tangan untuk mengangkat kepala dan leher bayi, kemudian tangan yang lain digunakan untuk menyangga bokongnya. Posisi bayi vertikal sejajar dengan arah tubuh Anda.
    Pada posisi ini, Anda juga dapat menempatkan bayi di dada atau bahu. Bayi bisa merasa nyaman mendengarkan detak jantung orang tuanya. Ingat untuk tetap memperhatikan kepala dan leher, serta pastikan hidung Si Kecil tidak tertutup.
  • Menggendong dengan posisi bayi tengkurap
    Cara menggendong bayi jenis ini sangat tepat dilakukan ketika bayi rewel. Posisi bayi tengkurap, sementara bagian kepala dan leher berada di salah satu lengan bagian dalam dan ujung telapak tangan Anda menopang kedua kaki bayi. Pastikan wajah bayi tidak tertutup.
    Pada posisi ini, Anda bisa bebas mengusap atau menepuk punggung bayi dengan tangan yang lain. Posisi ini juga bagus untuk mengeluarkan angin dari perut bayi (sendawa) sehingga bayi merasa nyaman.
  • Menggendong untuk menyusu
    Caranya sama seperti gerakan menimang bayi. Usahakan satu tangan ibu menahan bagian bokong bayi. Kemudian dekatkan bayi ke arah payudara untuk menyusu. Anda bisa menggunakan bantuan bantal atau penyangga lain untuk menopang tubuh Si Kecil.

Hindari Mengguncang Bayi

Saat menggendong bayi, hindari mengguncang-guncangkan tubuhnya. Mengguncang bayi berlebihan dapat menyebabkan perdarahan otak, bahkan berujung pada kematian. Hal ini dikenal dengan sebutan shaken baby syndrome (SBS). Selain mengguncang, tindakan lain seperti melempar dan menjatuhkan tubuh bayi juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Sindrom bayi terguncang ini dapat terjadi hingga anak berusia 5 tahun, namun bayi baru lahir usia 6-8 minggu yang paling berisiko. Beberapa kondisi tertentu juga meningkatkan risiko SBS, yaitu pada bayi dengan kebutuhan khusus atau memiliki kondisi tertentu, misalnya kolik.

Ketidaktahuan orang tua atau pengasuh bayi seringkali menyebabkan cedera pada bayi karena terlalu kencang diguncang. Mengayun ataupun mengangkat bayi dalam interaksi normal tidak berbahaya, hanya saja jangan sampai mengguncang bayi dalam kondisi apa pun.

Cara menggendong bayi baru lahir memang harus benar-benar diperhatikan. Tapi, hindari rasa ragu ataupun khawatir berlebihan, karena dapat membuat bayi tidak nyaman. Nikmati saat menggendong bayi, sambil melihat setiap gerak dan tingkahnya.

Butuh baby sitter yang berpengalaman dengan segudang keahlian ?
Jawabannya ya …
Premium Nanny, berpengalaman dan bersertifikat keahlian. Sebelum kerja Premium Nanny ditraining langsung oleh para pakar ahli dibidang child and Development.

So, gak perlu khawatir lagi kan moms, sudah ada Premium Nanny partner esklusif yang bisa diandalkan buat jaga si kecil dirumah. 

#menggendong
#bayi
#babysitterjakarta
#babysittersurabaya
#baby
#Parents
#premium
#premiumnanny
#jakarta
#surabaya
#valtheconsultant

Categories
Info

Cara Menggendong Bayi baru Lahir

Moms, sering merasa khawatir ketika menggendong bayi?

Memiliki bayi merupakan hal yang menggembirakan. Namun bagi orangtua baru, ada beberapa hal yang seringkali membingungkan, misalnya cara menggendong bayi baru lahir. Pelajari berbagai cara menggendong bayi baru lahir agar bayi merasa nyaman.

Menggendong bayi baru lahir harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini karena tubuh bayi masih rapuh. Berbagai variasi cara menggendong bayi baru lahir memberikan kesempatan ibu dan ayah untuk melakukan kontak kulit (skin to skin contact) dengan bayi, atau untuk membuat bayi bersendawa. Ada anggapan bahwa bayi tidak boleh terlalu sering digendong karena bisa membuatnya menjadi lebih rewel dan tidak mau dibaringkan atau bayi bau tangan. Namun, anggapan tersebut belum terbukti benar. 

Mempererat Ikatan dengan Bayi

Menggendong bayi bisa menjadi salah satu cara untuk mempererat ikatan antara orang tua dan bayi. Saat menggendong bayi baru lahir, penting untuk selalu menopang kepala dan lehernya. Hal ini karena leher bayi baru cukup kuat pada usia 1-2 bulan, di mana dia sudah mulai bisa mengangkat kepala saat dalam posisi tengkurap.

Ada beberapa cara menggendong bayi baru lahir, yaitu:

  • Menimang
    Ini merupakan cara menggendong bayi baru lahir yang paling banyak dilakukan. Pertama, ambil bayi yang sedang berbaring dan tempatkan salah satu lengan Anda di bawah leher dan kepalanya. Sementara itu, satu tangan lainnya berada di bagian bokongnya.
    Angkat bayi dan sesuaikan posisi bayi hingga ia merasa nyaman. Kepala dan leher seharusnya berada di lengan bagian dalam atau lipatan lengan saat digendong. Lakukan gerakan mengayun perlahan. Ini merupakan posisi yang paling tepat untuk saling menatap dengan bayi.
  • Menggendong sambil memeluk.
    Umumnya ini dilakukan setelah bayi selesai menyusu. Gunakan salah satu tangan untuk mengangkat kepala dan leher bayi, kemudian tangan yang lain digunakan untuk menyangga bokongnya. Posisi bayi vertikal sejajar dengan arah tubuh Anda.
    Pada posisi ini, Anda juga dapat menempatkan bayi di dada atau bahu. Bayi bisa merasa nyaman mendengarkan detak jantung orang tuanya. Ingat untuk tetap memperhatikan kepala dan leher, serta pastikan hidung Si Kecil tidak tertutup.
  • Menggendong dengan posisi bayi tengkurap
    Cara menggendong bayi jenis ini sangat tepat dilakukan ketika bayi rewel. Posisi bayi tengkurap, sementara bagian kepala dan leher berada di salah satu lengan bagian dalam dan ujung telapak tangan Anda menopang kedua kaki bayi. Pastikan wajah bayi tidak tertutup.
    Pada posisi ini, Anda bisa bebas mengusap atau menepuk punggung bayi dengan tangan yang lain. Posisi ini juga bagus untuk mengeluarkan angin dari perut bayi (sendawa) sehingga bayi merasa nyaman.
  • Menggendong untuk menyusu
    Caranya sama seperti gerakan menimang bayi. Usahakan satu tangan ibu menahan bagian bokong bayi. Kemudian dekatkan bayi ke arah payudara untuk menyusu. Anda bisa menggunakan bantuan bantal atau penyangga lain untuk menopang tubuh Si Kecil.

Hindari Mengguncang Bayi

Saat menggendong bayi, hindari mengguncang-guncangkan tubuhnya. Mengguncang bayi berlebihan dapat menyebabkan perdarahan otak, bahkan berujung pada kematian. Hal ini dikenal dengan sebutan shaken baby syndrome (SBS). Selain mengguncang, tindakan lain seperti melempar dan menjatuhkan tubuh bayi juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Sindrom bayi terguncang ini dapat terjadi hingga anak berusia 5 tahun, namun bayi baru lahir usia 6-8 minggu yang paling berisiko. Beberapa kondisi tertentu juga meningkatkan risiko SBS, yaitu pada bayi dengan kebutuhan khusus atau memiliki kondisi tertentu, misalnya kolik.

Ketidaktahuan orang tua atau pengasuh bayi seringkali menyebabkan cedera pada bayi karena terlalu kencang diguncang. Mengayun ataupun mengangkat bayi dalam interaksi normal tidak berbahaya, hanya saja jangan sampai mengguncang bayi dalam kondisi apa pun.

Cara menggendong bayi baru lahir memang harus benar-benar diperhatikan. Tapi, hindari rasa ragu ataupun khawatir berlebihan, karena dapat membuat bayi tidak nyaman. Nikmati saat menggendong bayi, sambil melihat setiap gerak dan tingkahnya.

Butuh baby sitter yang berpengalaman dengan segudang keahlian ?
Jawabannya ya …
Premium Nanny, berpengalaman dan bersertifikat keahlian. Sebelum kerja Premium Nanny ditraining langsung oleh para pakar ahli dibidang child and Development.

So, gak perlu khawatir lagi kan moms, sudah ada Premium Nanny partner esklusif yang bisa diandalkan buat jaga si kecil dirumah. 

#menggendong
#bayi
#babysitterjakarta
#babysittersurabaya
#baby
#Parents
#premium
#premiumnanny
#jakarta
#surabaya
#valtheconsultant

Categories
Info

Cara Jelaskan Pandemi Covid 19 pada Anak ?

Si Kecil mulai bosan berada dirumah? 😩 Bagaimana ya cara menjelaskan masa pandemi ini Kepada anak?😀

Memberikan informasi kepada anak tentang virus Corona tidaklah mudah. Cara menerangkan yang kurang tepat bisa membuat anak tidak memahami bahaya virus Corona atau justru merasa takut. Oleh karena itu, orang tua perlu tahu cara yang tepat untuk menjelaskan virus Corona kepada anak.

🧐 Nah Supaya anak tidak bingung dan panik Moms perlu tahu cara yang tepat untuk menjelaskan Virus Corona Kepada anak dan membiasakan si kecil untuk memahami cara penyegahan penularannya.

Bukan hanya itu, berita terkait COVID-19 juga sangat sering muncul di televisi, media cetak, media online, serta media sosial, dan hampir semua orang membicarakan virus Corona. Belum lagi kebijakan pemerintah menimbulkan banyak perubahan drastis dalam kehidupan sehari-hari yang dampaknya juga turut dirasakan oleh anak-anak.

Hal-hal tersebut dapat membuat anak merasa bingung dan cemas. Nah, supaya anak tidak makin bingung atau panik, orang tua dan orang dewasa di sekitarnya perlu mengetahui cara yang tepat untuk menjelaskan virus Corona kepada anak.

Panduan Menjelaskan Virus Corona kepada Anak

Para ahli dalam bidang psikologi anak mengimbau orang tua untuk menyampaikan informasi tentang virus Corona kepada anak secara akurat dan dengan cara yang bisa dipahami oleh anak sesuai usianya. Jika dilakukan dengan cara yang keliru, penjelasan tentang virus Corona justru dapat membuat anak merasa takut, sedih, atau stres.

Berikut ini adalah beberapa panduan bagi orang tua dalam memberikan informasi kepada anak mengenai virus Corona:

1. Bekali diri dengan informasi yang akurat

Sebelum menjelaskan virus Corona kepada Si Kecil, Bunda dan Ayah harus paham dulu tentang apa itu virus Corona, apa saja gejalanya, bagaimana cara penularannya, serta apa yang bisa dilakukan untuk mencegah COVID-19.

Pastikan informasi yang akan Bunda dan Ayah berikan kepada Si Kecil memang akurat dan bukan berita bohong. Oleh karena itu, carilah informasi tentang virus Corona dari sumber yang terpercaya, misalnya dokter, situs kesehatan yang memang sudah diakui oleh pemerintah, atau lembaga-lembaga kesehatan yang resmi, seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO).

2. Cari tahu apa yang sudah diketahui oleh anak tentang virus Corona

Mulailah pembicaraan mengenai virus Corona dengan menanyakan kepada Si Kecil apa saja yang sudah ia ketahui tentang virus ini. Dengan begitu, Bunda dan Ayah bisa mengetahui sejauh mana pemahaman Si Kecil, sekaligus mencari tahu apakah informasi yang ia dapatkan benar atau tidak.

Jika Si Kecil masih balita dan ia belum pernah mendengar tentang virus Corona, Bunda dan Ayah tidak perlu menjelaskan virus ini kepadanya. Cukup ingatkan Si Kecil untuk menjaga kebersihan, sering mencuci tangan, dan tidak bermain di luar rumah agar ia tidak sakit.

3. Jelaskan fakta dengan bahasa yang mudah dimengerti anak

Agar anak mendapatkan informasi yang tepat tentang virus Corona, orang tua perlu menjelaskannya dengan kalimat yang sederhana dan kata-kata yang mudah dipahami oleh anak, sesuai usianya. Hindari penjelasan yang terlalu mendetail dan rumit.

Biasanya, anak akan lebih mudah paham bila dijelaskan dengan cerita atau gambar yang menarik. Ayah dan Bunda juga bisa mengajak Si Kecil menonton tayangan video di internet yang dibuat khusus untuk menjelaskan virus Corona kepada anak-anak. Namun, pastikan informasi dalam video tersebut akurat, ya.

Bila Si Kecil bertanya tentang sesuatu yang tidak Bunda dan Ayah ketahui, jangan sembarangan menjawabnya dengan cara menebak-nebak. Cari tahu dulu jawabannya di media resmi yang menyediakan informasi mengenai virus Corona, atau tanyakan langsung kepada dokter lewat aplikasi kesehatan online.

4. Usahakan agar anak merasa tenang dan aman

Supaya anak bisa merasa tenang, orang tua juga perlu tetap tenang saat memberikan penjelasan mengenai virus Corona maupun selama menghadapi pandemi virus Corona.

Ingat, anak cenderung mencontoh sikap orang tuanya dalam menanggapi sesuatu. Bila Bunda dan Ayah memperlihatkan sikap yang tenang dalam menghadapi wabah virus Corona beserta segala dampaknya, Si Kecil juga akan merasa lebih tenang.

Saat memberikan informasi tentang virus Corona kepada anak, fokuskan pada hal-hal yang positif dan memberikan harapan, misalnya informasi bahwa penyakit COVID-19 bisa dicegah dan disembuhkan. Jangan menakut-nakuti anak dengan informasi yang bisa membuatnya cemas, misalnya ada banyak orang meninggal karena virus Corona.

5. Ajarkan anak cara yang efektif untuk mencegah virus Corona

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengajari anak mengenai pencegahan COVID-19:

  • Ajak anak untuk lebih rajin mencuci tangan dan tunjukkan kepadanya cara mencuci tangan yang benar.
  • Ajari anak untuk menerapkan etika batuk dan bersin, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu, lengan bawah, atau lipat siku ketika batuk atau bersin, lalu segera membuang tisu yang sudah digunakan ke tempat sampah.
  • Ingatkan anak untuk tidak menyentuh wajah sebelum mencuci tangan.
  • Ajak anak untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup.
  • Ajari anak untuk menjaga kebersihan rumah dengan melibatkan mereka saat membersihkan rumah.
  • Ingatkan anak untuk tetap berada di rumah dan tidak bermain di luar rumah selama pandemi COVID-19.
  • Jika terpaksa harus keluar rumah, ingatkan anak untuk mengenakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain sejauh 1 meter. Jangan lupa berikan contoh sejauh apakah jarak 1 meter itu.
  • Minta anak untuk memberi tahu jika ia merasa tidak enak badan, demam, sakit tenggorokan, atau sulit bernapas.

Selain itu, orang tua juga perlu meyakinkan anak bahwa dengan melakukan cara-cara di atas, ia dapat melindungi dirinya sendiri dan orang lain dari virus Corona.

6. Tutup percakapan dengan hati-hati

Sebelum mengakhiri pembicaraan tentang virus Corona, perhatikan respons Si Kecil. Jika ia tampak ketakutan atau cemas, ucapkan kata-kata yang bisa menenangkannya.   Bila perlu, rangkul dan peluk Si Kecil agar ia merasa lebih tenang.

Bunda dan Ayah juga bisa memberikan semangat kepada Si Kecil dengan menjanjikannya acara liburan keluarga ke tempat yang ia sukai setelah pandemi COVID-19 ini berlalu.

Jika Si Kecil jadi sulit tidur, mudah ketakutan, gelisah, atau murung setelah mendengar berita tentang virus Corona, cobalah atasi kecemasannya, misalnya dengan mengonsultasikan hal ini dengan psikolog anak atau psikiater melalui telepon atau aplikasi kesehatan online yang memiliki fitur chat dengan dokter.

Agar anak tidak bosan karena harus berada di rumah untuk jangka waktu yang lama, ciptakan suasana rumah yang nyaman. Lakukanlah lebih banyak aktivitas bersama Si Kecil, seperti bermain, menonton televisi, berkebun, memasak, atau makan malam bersama sambil bertukar cerita, agar Si Kecil tetap terhibur.

Memang sih, segala aktifitas sekarang lebih banyak dihabiskan dirumah. Si Kecil pun tidak bisa bebas bergaul dengan kawan sebaya nya seperti biasa.

Nah, supaya anak tidak bosan selama masa pandemi, Premium Nanny siap menemani si Kecil menjalani pandemi dengan tetap riang gembira dirumah.

Premium Nanny hadir sebagai teman terdekat si kecil selama masa pandemi menemani bermain dan belajar dirumah.
So Moms, tidak perlu khawatir si kecil bosan sendirian dirumah.

Premium Nanny, Building Your Child’s Future 😊

Categories
Info Tips

Cek 5 Hal ini Sebelum Musim Hujan

Tanda tanda peralihan musim kemarau ke musim hujan. Ada baiknya Cek 5 hal ini sebelum musim hujan datang. Karena di saat seperti inilah kamu harus mempersiapkan banyak hal. Mulai dari fisik, hingga persiapan di rumah. Pasalnya, selain penyakit lebih mudah menghampiri, musim hujan juga kerap menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian di rumah. Nah, kira-kira, apa saja yang harus kamu persiapkan? Berikut daftarnya :

1. Periksa kondisi saluran air
Saat musim hujan, volume air tentu akan lebih besar. Apabila saluran air tersumbat, maka otomatis akan terjadi banjir. Untuk itu, jangan lupa periksa saluran air di luar rumah dan bersihkan secara berkala sebelum memasuki musim hujan. Agar hasilnya maksimal, lakukan pembersihan selama dua minggu sekali agar daya tampungnya maksimal. Kegiatan ini bisa kamu lakukan bersama para tetangga lho, mengingat saluran air di lingkunganmu tentu menampung banyak rumah sekaligus. Selain memeriksa saluran air di luar rumah, periksa juga pipa-pipa yang ada di rumahmu. Pastikan tidak ada pipa yang bengkok atau retak sehingga menambah masalah baru karena dapat menyumbat air.  

2. Perhatikan atap rumah

Atap juga jadi hal utama yang harus diperhatikan. Saat musim kemarau, kerusakan pada atap mungkin tak akan berpengaruh besar. Lain halnya pada musim hujan. Jika kondisi atap tak baik, bocor bisa terjadi. Ketika terjadi bocor, rumah pun bisa rusak dan menjadi sumber penyakit. Apalagi kerusakan atap akan berpengaruh pada keretakan tembok juga. Untuk itu, periksa kondisi atap sesegera mungkin. Apabila atap terbuat dari genteng, ganti jika ada yang bocor atau pun geser. Begitu juga jika genteng terbuat dari asbes, periksa jika terjadi keretakan.

3. Periksa kabel listrik
Ketika musim hujan, kabel listrik yang sudah rapuh dan terkelupas berisiko mengakibatkan korsleting dan kebakaran. Untuk mengantisipasinya, pemeriksa seluruh jaringan listrik di dalam dan luar rumah. Pastikan seluruh kabel dan stop kontak dalam keadaan baik sehingga risiko korsleting dapat diminimalisasi. Di musim hujan juga biasanya kerap kali terjadi pemadaman aliran listrik. Hal ini biasanya terjadi ketika hujan besar, apakah karena ada pohon yang tumbang sehingga menimpa kabel listrik, atau karena petir. Untuk itu, harus segera mempersiapkan alat penerangan alternatif.

4. Periksa dinding di rumah
Seringkali kita lupa memerhatikan dinding di rumah hingga akhirnya ada retakan yang menyebabkan bocor dan membuat panik. Daripada hal tersebut terjadi, sebaiknya perhatikan dengan teliti bagian-bagian yang mulai retak dan segeralah memperbaikinya.

5. Pembantu Rumah Tangga Bantu jaga Kebersihan Dirumah

Musim Penghujan, kebersihan  menjadi fokus untuk terhindar dari kuman kuman dan virus yang banyak menjangkit seiring datangnya hujan. Nggak mau kan rumah jadi kotor karena musim hujan, tenang ya…lalui musim hujan dengan Cari tahu cara memilih pembantu rumah tangga yang tepat, agar bisa diandalkan dirumah. Aktifitas repot gak sempat cari pembantu, Val The Consultant bisa bantu mencari dan menyeleksi kandidat pembantu rumah tangga yang tepat untuk anda.

So, persiapkan dan cek 5 hal tadi sebelum musim hujan datang. Jaga Kebersihan dan Kesehatan agar terhindar dari penyakit di musim penghujan.

Sumber : https://www.happyfresh.id/blog/hidup-hemat/persiapan-rumah-di-musim-hujan/

https://artikel.rumah123.com/musim-hujan-segera-datang-segera-siapkan-4-hal-ini-di-rumah-54042

Categories
Info

Memilih Pembantu Rumah Tangga di Masa Pandemi

Memilih Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Masa Pandemi seperti saat ini tidak mudah. Pastinya aspek kesehatan haruslah diperhatikan. Keberadaan Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Era Modern seperti saat ini sangatlah penting. Pembantu Rumah Tangga (PRT )Bukan hanya sekedar membantu Moms dirumah juga sebagai partner dalam mengurus rumah. Keberadaan Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Era Modern seperti saat ini sangatlah penting. Pembantu Rumah Tangga (PRT )Bukan hanya sekedar membantu Moms dirumah juga sebagai partner dalam mengurus rumah. Pembantu Rumah Tangga (PRT )Bukan hanya sekedar membantu Moms dirumah juga sebagai partner dalam mengurus rumah. Keberadaan Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Era Modern seperti saat ini sangatlah penting. Bukan hanya sekedar membantu Moms dirumah juga sebagai partner dalam mengurus rumah. Memiliki PRT yang sesuai dan pas untuk keluarga tidaklah mudah. Apalagi dimasa pandemi Covid19 seperti saat ini. Memasukkan PRT yang salah bisa mengancam dan membahayakan anggota rumah. Jangan sampai membawa pembantu yang malah meningkatkan resiko terpapar virus covid19 dan juga tidak sedikit kasus pembantu mengambil barang milik majikannya. Moms tidak ingin hal tersebut terjadi bukan? 

Saat pandemi seperti sekarang pasti semua orang mengurangi interaksi nya.  Jikalau moms memiliki kesibukan yang padat dan sedang #dirumahsaja tidak ada waktu untuk mencari dan menyeleksi pembantu, bisa mencari melalui yayasan penyalur tenaga kerja. Piih yayasan resmi yang memiliki izin dan bisa memilih, menyeleksi dan mengantar pembantu secara online dan aman. Salah satu rekomendasinya adalah nya Val The Consultant. Selain berpengalaman yayasan ini juga memiliki kredibilitas yang bagus dalam menyeleksi pekerja dan melayani customer. Saat moms memutuskan mengambil pembantu melalui yayasan, perhatikan hal ini sebelum membawa si mbak kerumah :

1. Pastikan Bebas dari Covid19

Pilih yayasan/penyalur tenaga kerja yang melakukan pengetesan covid kepada pekerja. Dan ada bukti medis pembantu yang diambil bebas dari covid19.

2. Lakukan Wawancara Online

Ini adalah tahap penting yang harus dilakukan. Pertama kali, Mama bisa melakukan obervasi terhadap penampilan calon PRT. Amati apakah dia terlihat bersih dan merawat diri dengan baik. Lihat dari caranya berpakaian, menyisir, termasuk berdandan. Mama juga boleh melontarkan pertanyaan seputar higienitas. Misal, tanyakan cara menyiapkan makanan setelah dimasak, atau cara membersihkan piring dan gelas bekas pakai.

3. Amati Cara Berbicara dan Isi Pembicaraannya

Jangan langsung percaya begitu saja pada apa yang dikatakan calon PRT. Bisa saja ia mengaku suka pada anak-anak, padahal raut wajahnya ketika diminta berinteraksi dengan si kecil, ia terlihat ogah-ogahan. Perhatikan juga jawaban yang ia berikan. Jawaban yang terlalu tegas (atau justru jawaban yang hanya sekadarnya saja), biasanya memberi pertanda yang kurang baik.

4. Cari Tahu Seputar Pengalaman Kerjanya

Tanyakan sudah berapa lama ia menekuni profesi ini? Pernahkah mendapatkan pelatihan atau tidak? Atau, tanyakan juga mengapa ia berhenti dari pekerjaannya yang terdahulu.

5. Melakukan Role Play

Coba lakukan penjajakan dengan memintanya berinteraksi dengan si kecil. Amati bagaimana cara ia berkomunikasi dengan anak, termasuk tutur kata yang digunakan saat berbicara dengan anak. Jangan lupa perhatikan juga bagaimana si kecil berinteraksi dengannya.

6. Amati Bahasa Tubuhnya

Ajukan lebih banyak pertanyaan dan jangan mudah percaya bila calon PRT menolak untuk melakukan kontak mata, terlihat ragu-ragu, dan tak langsung menjawab pertanyaan, atau melakukan gerakan tangan dan mulut yang berlebihan.

Nah, setelah berhasil mendapatkan PRT yang cocok, Mama tentu tak ingin dia hanya betah bekerja sebentar saja di rumah, kan? Kalau begitu, ciptakan lingkungan yang nyaman untuknya bekerja. Tak hanya memberikan gaji yang layak, tapi jangan lupa berikan juga hadiah ulang tahun untuknya. Meski tak seberapa, perhatian kecil seperti ini bisa membuatnya semakin loyal, lho. Kemudian, perlakukan PRT secara terhormat, dan berikan hak-haknya sesuai dengan perjanjian ya, Moms.